Tutorial PHP Pemula Bagian 23 : Menggunakan Logika Switch Case di PHP

Menggunakan Logika Switch Case di PHP - Pada tutorial sebelumnya kita telah memperlajari Logika ELSE IF di PHP, dan untuk tutorial ini kita akan membahas mengenai Swicth dalam pemrograman PHP.

Pengertian Logika Swicth Case di PHP


Pengertian Swicth Case adalah sebuah stuktur percabangan yang akan memeriksa suatu variabel, lalu menjalankan perintah-perintah yang sesuai dengan kondisi yang mungkin terjadi untuk variabel tersebut. Struktur switch ini mirip dengan struktur IF yang ditulis berulang.

Perlu diketahui bahawa Switch memiliki fungsi yang sama dengan if elseif. Operator ini juga dipakai untuk kondisi percabangan lebih dari satu. Bedanya if elseif mengerjakan tugasya dengan cara memeriksa statement kondisi yang ada satu persatu, maka switch tidak. Switch akan memeriksa nilai statement kondisi bersamaan lalu menjalankan yag nilai kondisinya sesuai. 

Berikut format dasar penulisan switch dalam PHP:
<?php
 switch ($var) 
 {
 case value1:
    statement1;
    break;
 case value2:
    statement2;
    break;
 }
?> 
Setelah kata kunci switch, kita harus mencantumkan variabel yang akan diperiksa nilainya didalam tanda kurung, lalu memulai block switch dengan kurung kurawal.

Tiap kondisi yang mungkin terjadi dicantumkan setelah kata kunci case, lalu diikuti dengan nilai yang akan dibandingkan dengan nilai variabel switch. Jika kondisi sesuai, maka baris program statement akan dijalankan. Kata kunci break digunakan untuk keluar dari switch, sehingga PHP tidak perlu memeriksa case berikutnya. Alur program untuk switch akan dieksekusi dari baris pertama sampai terakhir. Kata kunci break memegang peranan penting untuk menghentikan switch. 
 
Selanjutnya untuk lebih memahami contoh logika SWITCH di dalam PHP silahkan tulis kode dibawah ini :
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
 <title>Form Swicth di PHP</title>
</head>
<body>
 <h2>Form Swicth di PHP</h2>
 <form action="prosesformswitch.php" method="post">
  Masukan Nilai Ujian :
  <input type="text" name="nilai_huruf">
  <input type="submit">
 </form>
</body>
</html> 
Simpan dengan nama formswitch.htm Kemudian tuliskan kode dibawah ini:
<?php
 $nilai_huruf = $_POST['nilai_huruf'];
 switch ($nilai_huruf){
  case "A":
   echo "Nilai Anda memuaskan";
   break;
  case "B":
   echo "Nilai Anda bagus";
   break;
  case "C":
   echo "Nilai Anda cukup";
   break;
  case "D":
   echo "Nilai Anda masih kurang";
   break;
  case "E":
   echo "Nilai Anda JELEK!";
   break;
  default:
   echo "Nilai anda ERROR";
   break;
 }
?>   
Simpan dengan nama prosesformswitch.php

Jika dilihat di browser maka hasilnya akan seperti dibawah ini, kita coba untuk menginputkan niai B


Hasilnya


Jika nilai yang diinputkan adalah G


Maka hasilnya adalah seperti dibawah ini :

 


Dari program diatas jika kita menginputkan nilai huruf B maka mula-mula program akan mengekseskusi case pertama yaitu case "A" : namun kondisi pada case "A" tidak cocok maka program akan melanjutkan ke case "B" : dan ternyata kodisinya cocok sehingga program akan mengeksekusi statemen yang ada di case "B" dan programpun berhenti tidak mengeksekusi case lainnya, ini karena fungsi dari kode break;

Selanjutnya PHP menyediakan kata kunci default untuk alur switch. Kata kunci ini berfungsi seperti ELSE di dalam struktur IF, yakni kondisi dimana seluruh case untuk switch tidak ada yang cocok. Kata kunci default ini diletakkan di akhir dari switch.

Pada contoh diatas kita menginputkan nilai huruf G dan ternyata tidak cocok kondisinya di semua case, oleh karena itu program akan mengeksekusi statemen pada default.

Demikanlah pembahasan mengenai Logika Swicth Case di PHP dan untuk tutorial selanjutnya akan dibahas mengenai logika WHILE oleh karena itu silahkan disimak Tutorial PHP Pemula Bagian 24 : Menggunakan Logika While di PHP
loading...




0 Response to "Tutorial PHP Pemula Bagian 23 : Menggunakan Logika Switch Case di PHP"